Selasa, 02 Desember 2014

ETIKA PROFESI AKUNTANSI



ETIKA
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. St. John of Damascus (abad ke-7 Masehi) menempatkan etika di dalam kajian filsafat praktis (practical philosophy).
Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi. Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia.
PROFESI
Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer, teknik desainer, tenaga pendidik.
Seseorang yang memiliki suatu profesi tertentu, disebut profesional. Walaupun begitu, istilah profesional juga digunakan untuk suatu aktivitas yang menerima bayaran, sebagai lawan kata dari amatir. Contohnya adalah petinju profesional menerima bayaran untuk pertandingan tinju yang dilakukannya, sementara olahraga tinju sendiri umumnya tidak dianggap sebagai suatu profesi.
AKUNTANSI
Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.
Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).
Jadi Etika Profesi Akuntansi adalah Merupakan suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia terhadap pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus sebagai Akuntan.
Menurut (Murtanto dan Marini 2003),Etika profesi merupakan karakteristik suatu profesi yang membedakan suatu profesi dengan profesi lain, yang berfungsi untuk mengatur tingkah laku para anggotanya
Menurut (Agoes 2004),Setiap profesi yang memberikan pelayanan jasa pada masyarakat harus memiliki kode etik, yang merupakan seperangkat prinsip–prinsip moral yang mengatur tentang perilaku profesional.
Tanpa etika, profesi akuntan tidak akan ada karena fungsi akuntan adalah sebagai penyedia informasi untuk proses pembuatan keputusan bisnis oleh para pelaku bisnis. Etika profesi yang dimaksud adalah Kode Etik Akuntan Indonesia, yaitu norma perilaku yang mengatur hubungan antara akuntan publik dengan kliennya, antara akuntan publik dengan rekan sejawatnya dan antara profesi dengan masyarakat. Etika profesi terdiri dari lima dimensi yaitu kepribadian, kecakapan profesional, tangung jawab, pelaksanaan kode etik, penafsiran dan penyempurnaan kode etik.
Profesi Akuntan di Indonesia terbagi menjadi empat, yaitu :

1. Akuntan Publik

Akuntan Publik adalah akuntan yang telah memperoleh izin dari menteri keuangan untuk memberikan / menjual jasanya kepada masyarakat umum, terutama dalam bidang pemeriksaan laporan keuangan kepada kliennya di Indonesia atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan dalam waktu paling lama 6 bulan sejak izin Akuntan Publik diterbitkan.
2. Akuntan Pemerintah
Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah, misalnya di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK) dan Instansi Pajak.
3. Akuntan Pendidik
Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mengajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.
4. Akuntan Manajemen Perusahaan
Akuntan manajemen disebut juga sebagai akuntan intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi dan berpartisipasi dalam mengambil keputusan mengenai investasi jangka panjang. Tugas mereka adalah menyusun sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal, menyusun laporan keuangan kepada pemimpin perusahaan, menyusun anggaran, penanganan masalah perpajakan dan pemeriksaan intern.
PERILAKU ETIKA PROFESI AKUNTANSI

Perilaku etika dlm profesi akuntansi
- akuntansi  sebagai profesi & peran akuntansi
Kepentingan utama profesi akuntan adalah untuk membuat pemakai jasa akuntan paham bahwa jasa akuntan dilakukan dengan tingkat prestasi tertinggi sesuai dengan persyaratan etika yang diperlukan untuk mencapai tingkat prestasi tersebut. Dan semua anggota mengikat dirinya untuk menghormati kepercayaan publik. Atas kepercayaan yang diberikan publik kepadanya, anggota harus secara terus menerus menunjukkan dedikasi mereka untuk mencapai profesionalisme yang tinggi.
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.
Peran Akuntan Profesional:
Akuntan adalah penasihat bisnis independen. Akuntan dapat menawarkan berbagai layanan. Akuntan dapat didaftarkan auditor, dapat mengatur sistem akuntansi klien, bisa menjadi penasihat pada perencanaan pajak, atau detektor penipuan dan penggelapan, dapat melakukan penganggaran dan analisis laporan keuangan, menyarankan klien pada keputusan pembiayaan, memberikan pengetahuan khusus dan dapat membantu menjaga etika lingkungan.

Sumber :

Sabtu, 25 Januari 2014

TUGAS KE 7-8


Resensi Buku Akuntansi

Judul AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT : Edisi Pertama

No. ISBN : 979-503-033-7
Penulis : Drs. Hadori Yunus, Drs. Hartanto
Penerbit : BPFE- YOGYAKARTA
Jumlah Halaman : 608 Halaman
Jenis Cover : Soft Cover
Kategori : Akuntansi
Text Bahasa : Indonesia
Dimensi (PxL) : -

SINOPSIS BUKU- AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT : Edisi Pertama

Buku akuntansi ini memuat tentang masalah masalah fundamental yang harus di pahami oleh seorang akuntan, yang meliputi berbagai topic berikut : Persekutuan, Joint venture, Penjualan angsuran, penjualan konsiyasi, Hubungan kantor pusat dan cabang, Penggabungan badan usaha dan Hubungan antara perusahaan afiliasi- Laporan keuangan yang dikonsolidasi.

Daftar Isi :

Bab 1               Persekutuan : Pembentukan dan Usahanya
Bab 2               Persekutuan : Pembubaran karena perubahan pemilik
Bab 3               Likuidasi Persekutuan
Bab 4               Likuidasi Berangsur Dalam Persekutuan
Bab 5               Joint Venture
Bab 6               Penjualan Angsuran
Bab 7               Penjualan Konsiyasi
Bab 8               Hubungan Kantor Pusat dan Cabang
Bab 9               Hubungan Kantor Pusat dan Cabang (II)
Bab 10             Hubungan Kantor Pusat dan Cabang (III)
Bab 11             Penggabungan Badan Usaha
Bab 12             Laporan Keuangan Yang Sudah Dikonsolidasi : Hubungan perusahaan induk dan anak
Bab 13             Laporan Keuangan Yang Sudah Dikosolidasi : Metode Equity
Bab 14             Laporan Keuangan Yang Sudah Dikosolidasi : Metode Harga Perolehan
Bab 15             Laporan Keuangan Yang Sudah Dikonsolidasi : Persoalan Khusus
Bab 16             Neraca Kosolidasi : Perubahan dalam hak kepemilikan
Bab 17             Neraca Kosolidasi : Pemilikan tidak langsung dan saling memiliki saham
Bab 18             Laporan Keuangan Yang Dikonsolidasi : Laporan rugi – laba
Bab 19             Laporan Keuangan Yang Dikonsolidasi : Perusahaan anak diluar negri

DAFTAR PUSTAKA

Harry Simons, dan Wilbert E Karrenbrock,
Advanced Accounting : Comprehensive Volume, Edisi Keempat, South- Western Publishing Company USA
H.A Finney dan Herbert E Miller
Principles of Accounting : Advanced, Edisi keempat, Prentice- Hall, Inc. USA
Wilbert E Karrenbrock, dan Harry Simons
Intermediete Accounting : Comprehensive Volume, Edisi ketiga, South- Western Publishing Company USA
Ikatan Akuntan Indonesia
Prinsip Akuntansi Indonesia, Jakarta- 1974

RESENSI FILM

Film WILL “YOU’LL NEVER WALK ALONE”

Sutradara : Ellen Perry
Produser : Ellen Perry
Pemain : Perry Eggelton, Damian Lewis, Kristian Kiehling, Bob Hoskins, Steven Gerrard, Kenny Dalgish, dan Jamie Carragher
Genre : Drama  Perjuangan Biografi Fans Liverpool, Sejarah
Tanggal Rilis Perdana : 18 November 2010
Durasi : 1 Jam 37 Menit 10 Detik

" Will " adalah sebuah film ditujukkan untuk semua para penggemar Liverpool yang mempunyai cita-cita sama dengan Will. Film yang akan sarat makna ini diyakinin mampu menyampaikan arti " You'll Never Walk Alone "

Film ini menceritakan bocah yang berumur sebelas tahun bernama Will Brennan (Eggelton) merupakan fans Liverpool Liverpool dan penggemar sepak bola. Di sekolah, Kecintaan Will dan pengetahuan tentang olahraga semua yang menopang dia. Lalu entah dari mana muncul ayah Will yang telah lama mengholang, Gareth (Lewis), dan dengan dua tiket untuk pertandingan terbesar yaitu tiket Final Liga Champions di Istanbul.

Tapi sebelum dua bisa memulai perjalanan mereka, ayah Will, Gareth tiba-tiba meninggal dunia. Bertekad untuk melakukan perjalanan demi kehormatan di antara teman-temannya dan mimpi ayahnya, Will melarikan diri dari asrama sekolahnya. Dalam perjalanan, ia bertemu Alek (Kristian Kiehling), mantan bintang sepakbola Yugoslavia yang meninggalkan dunia sepakbola sejak perang saudara negaranya. Meski awalnya enggan untuk membantu, Alek akhirnya terinspirasi oleh perjalanan heroik Will dan membantu Will untuk meraih impiannya.

Kamis, 02 Januari 2014

Tugas 6 Softskill Bhs.Indonesia



1.     Generalisasi        

Jika di bakar, buku akan menjadi abu
Jika di bakar, novel akan menjadi abu
Jika dibakar, majalah akan menjadi abu
Jika dibakar, Koran akan menjadi abu
Jadi jika dibakar, kertas akan menjadi abu.

Ketika kita melempar apel ke atas maka akan terjatuh jika tidak ada yang menghalangi, begitu juga ketika kita melempar benda-benda lainnya, maka dapat disimpulkan bahwa gaya grafitasilah yang membuat hal itu terjadi.

2.     Hipotesa & Teori

Apabila terlihat awan hitam dan langit menjadi gelap, maka seseorang dapat menyimpulkan bahwa sebentar lagi akan turun hujan.

3.     Analogi

Belajar matematika butuh ketelitian apalagi ketika mempelajari beberapa bab tertentu yang butuh tingkat ketelitian yang tinggi. Sama seperti kita mencari jarum di tumpukan jerami ialah hal yang susah namun bukanlah mustahil jika dilakukan dengan penuh semangat dan konsentrasi.

Perubahan alam semesta yang mengembang dapat dijelaskan dan disimpulkan dari apa yang terjadi pada balon karet yang dikembungkan. Sebelumnya, balon karet itu diwarnai. Ketika dikembungkan, warna pada balon karet itu ikut mengembang. Semakin besar balon itu mengembang, semakin pudar warnanya. Warna itu memudar karena warna makin berkurang dan mengembang. Cahaya bintang-bintang di angkasa juga semakin berkurang intensitasnya. Para ahli menyimpulkan bahwa bintang-bintang itu makin menjauh dari kita dan alam semesta pun mengembang.



4.     Hubungan Kausalitas
Kalimat Sebab – Akibat
  • Karena warga sering buang sampah sembarangan, maka daerah ciputat sering banjir.
  • Karena kemarin Arief kehujanan, maka hari ini Arief sakit.
Kalimat Akibat – Sebab
  • Ciputat termasuk daerah yang sering banjir, hal itu disebabkan warganya sering buang sampah sembarangan.
  • Arief mendapat IPK 3.81, karena Arief rajin belajar.
Kalimat Akibat – Akibat
  • Mang Kodir adalah seorang perokok berat, karena dia sering merokok tanpa henti akhirnya dia menagalami radang paru-paru, tidak lama kemudian dia dinyatakan radang paru-paru kronis oleh pihak rumah sakit. Andi keponakan mang Kodir tiba-tiba batuk serta mengeluarkan darah padahal andi tidak merokok, setelah diperiksa ternyata Andi menjadi seorang perokok pasif akibat mamangnya si Kodir.
  • Gunung semeru mulai aktif dan mengeluarkan gas panas, para penduduk yang hidup di kaki gunung semerupun akhirnya harus mengungsi dari sana. Werdhibuana organisasi pencinta alam SMAN 82 harus mengundur jadwalnya ke gunung semeru setelah mendengar kabar bahwa gunung semeru mulai mengeluarkan gas panas.

5.     Induksi & Metode Eksposisi
Mulai tanggal 2 april 1975 harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Minyak tanah, premium, solar, diesel, minyak pelumas, dan lain-lainnya dinaikan harganya, karena pemerintah ingin mengurangi subsidinya, dengan harapan supaya ekonomi Indonesia makin wajar. Karena harga bahan baker naik, sudah barang tentu biaya angkutanpun akan naik pula. Jika biaya angkutan naik, harga barang pasti akan ikut naik, karena biaya tambahan untuk transport harus diperhitungkan. Naiknya harga barang akan terasa berat untuk rakyat. Oleh karena itu, kenaikan harga barang dan jasa harus diimbangi dengan usaha menaikan pendapatan rakyat

6.     Salah Nalar

-         Generalisasi yang terlalu luas
  • Setiap orang yang telah mengikuti Penataran P4 akan menjadi manusia Pancasilais sejati.
  • Anak-anak tidak boleh memegang barang porselen karena barang itu cepat pecah.
-         Analogi yang salah

·         Anto walaupun lulusan Akademi Amanah tidak dapat mengerjakan tugasnya dengan baik.

Rabu, 30 Oktober 2013

Tugas Softskill 3-4



Penalaran Deduksi
Secara langsung
         Semua S adalah P
            Sebagian P adalah S
        Semua tempat hiburan adalah wisata                                     
 Sebagian wisata adalah tempat hiburan
        Semua alat transportasi adalah kendaraan                   
Sebagian kendaraan adalah alat transportansi

          Tidak satupun S adalah P
            Tidak satupun P adalah S
        Tidak satupun moccacino adalah cappuccino 
Tidak satupun cappuccino adalah moccacino
        Tidak satupun iguana adalah cicak                             
Tidak satupun cicak adalah iguana

          Semua S adalah P
            Tidak satupun S adalah tidak P
        Semua racun adalah tidak berbahaya              
Tidak satupun racun adalah tidak berbahaya
        Semua polusi adalah bukan pencemaran                    
Tidak satupun polusi adalah bukan pencemaran

          Tidak satupun S adalah P
            Semua S adalah tak P
        Tidak satupun lutung adalah gorilla                            
Semua lutung adalah tidak gorilla
        Tidak satupun oplet adalah bemo                               
Semua oplet adalah bukan bemo

          Semua S adalah P
            Tidak satupun S adalah tak P
        Semua bunga adalah memiliki daun                           
Tidak satupun bunga adalah tidak memiliki daun
Tidak satupun yang tidak memiliki daun adalah bunga
        Semua sepatu adalah sebagai alas kaki                                   
Tidak satupun sepatu adalah tidak sebagai alas kaki
Tidak satupun yang tidak sebagai alas kaki adalah sepatu




Secara tidak langsung
Silogisme
          Semua telepon seluler alat komonikasi                                                                       
Nokia adalah telepon seluler
            Jadi nokia adalah alat komunikasi
          Semua sepatu alas kaki                                                           
Converse adalah sepatu
Jadi converse adalah alas kaki

Silogisme Hipotesis
          Jika Es dipanaskan,es mencair                                    
            Es dipanaskan
            Jadi es mencair
          Jika uap air didinginkan, uap air mengembun             
            Uap air didinginkan
            Jadi uap air mengembun

Silogisme Alternatif
          Dia seorang pemenang atau pecundang                                  
            Dia seorang pemenang
            Jadi dia bukan seorang pecundang
          Dia seorang pria atau waria                                                     
            Dia seorang pria
            Jadi dia bukan seorang waria

Entimen
          Semua Mahasiswa adalah seorang yang kreatif                      
            Abi adalah seorang yang kreatif
            Abi adalah seorang yang kreatif karena abi seorang mahasiswa
          Semua koki adalah seorang juru masak                                  
            Febi adalah seorang juru masak
            Febi adalah seorang juru masak karena febi seorang koki

Rantai Deduksi
          Rantai Dedukasi                                                                                             
Pare adalah buah yang pahit rasanya
Saya tidak suka dengan pare
Karena pare pahit rasanya
Saya diberi pare
Saya menolaknya
Karena pare itu pahit juga rasanya
Jika saya diberi buah pare
Saya tidak akan menerimanya
Karena pare itu membuat saya mual
Mual karena pare itu membuat saya pusing
Jika saya menemukan buah pare saya akan membuangnya